Senin, 07 Januari 2013

Sehat Cara Alamiah - Stroke dan Gejalahnya - Cara Mencegah Stroke

Sehat Cara Alamiah - Stroke dan Gejalahnya - Cara Mencegah Stroke


Apakah Anda Tahu, bahwa : 

  • Kejadian Stroke, juga dikenal sebagai kejadian serebro-vaskular (menyangkut pembuluh darah otak), dan sering dikaitkan dengan serangan otak
  • Setiap tahun, sekitar 15 juta orang menderita serangan atau kejadian stroke. Dari jumlah tersebut 5.000.000 penderitanya akan meninggal, dan 5.000.000 penderita lain akan menjadi cacat menetap
  • Menurut data Badan Kesehatan Dunia  atau WHO yang dipublikasikan pada April 2011, angka kematian akibat serangan stroke di Indonesia mencapai 138,268 kematian atau sekitar 9.7% dari semua jenis sebab kematian. Atau 90.01 kematian per 100,000 penduduk Indonesia
  • Badan Kesehatan Dunia atau WHO juga menyebutkan bahwa serangan stroke adalah penyakit pembunuh ketiga setelah penyakit jantung dan kanker
  • Badan Kesehatan Dunia atau WHO juga menyatakan bahwa serangan stroke adalah penyebab utama kecacatan, sekitar 70% penderita seranga stroke yang masih bertahan hidup akan menderita cacat, dan sekitar 30% memerlukan bantuan orang lain dalam kegiatan sehari-hari mereka   
  • Serangan stroke dapat terjadi, ketika asupan darah ke otak terganggu
  • Gangguan asupan darah otak bisa terjadi karena sumbatan pembuluh darah kapiler oleh bekuan darah, ini yang disebut iskhemik stroke. Atau asupan darah ke otak juga bisa terganggu akibat pecahnya pembuluh darah otak, ini yang disebut stroke hemoragik
  • Otak manusia terdiri dari triliun-an sel otak. Sel otak manusia bisa bertahan hidup hanya 3 - 5 menit saja tanpa asupan oksigen   

 Bagaimana Saya Tahu Jika Saya Sedang Mengalami Serangan Stroke ?  



Dari pengalaman klinik untuk mengatasi serangan stroke dan mencapai hasil pengobatan yang optimal, maka unsur waktu adalah sangat penting dan kritis.
Cepat atau lambatnya seorang penderita serangan stroke mendapatkan bantuan dan pengobatan medis yang tepat, akan sangat menentukan hasil pengobatan dan nasib orang tersebut.
Biasanya diambil patokan 6 jam hingga 8 jam pertama sejak terjadinya serangan stroke, yaitu sejak gejalah pertama serangan stroke terjadi hingga saat ia mendapatkan pertolongan dan pengobatan yang adekuat.
Waktu 6 jam hingga 8 jam pertama ini sering disebut sebagai "golden hours" atau "window period", karena apa  yang terjadi dalam rentang waktu sekian jam ini, akan menentukan hasil pengobatan dan perjalanan penyakit selanjutnya.




Nah, sekarang pertanyaan adalah :

Bagaimana Saya Tahu Bahwa Saya Sedang Menderita Serangan Stroke ? 
Karena gejalah awal serangan stroke sering kali tidak khas dan bersifat sementara saja, sehingga sering membuat korbannya menjadi lengah atau tidak mengetahui bahwa dia sedang mendapat serangan stroke, sehingga melewatkan waktu 6 jam hingga 8 jam yang kita sebut "golden hours" tadi


Gejalah Serangan Stroke :  

Gejalah serangan stroke yang dirasakan penderita, dan yang dapat terlihat oleh orang lain, adalah sangat tergantung dari bagian otak atau area mana dari otak yang terkena gangguan, gejalah biasanya timbul secara mendadak, tanpa ada gejalah peringatan awal (warning signs) sebelumnya. 
Dalam banyak kasus, karena gejalahnya sangat umum tidak khas, bahkan orang tersebut tidak mengetahui bahwa dia sedang menderita serangan stroke. Kemudian juga jenis macam dan jumlah gejalah yang terjadi adalah tergantung dari seberapa luas area otak yang telah terkena serangan stroke ini.

Anda mungkin akan mengalami sakit kepala, terutama bila ini adalah jenis serangan stroke hemorhagik (yang pembuluh darah otaknya pecah) yang menyebabkan terjadi perdarahan didalam otak. Sakit kepala akan mulai secara tiba-tiba dan mungkin sangat hebat, yang  terjadi sewaktu anda sedang berbaring rata, atau bila terjadi sewaktu sedang tidur, maka rasa sakit kepala ini akan membuat anda terbangun. Dan derajat nyeri ini semakin hebat dengan perubahan posisi tubuh, misalnya meregangkan tubuh, membungkuk atau bila anda batuk !  

Gejalah lain tergantung pada derajat keparahan serangan stroke dan juga tergantung pada berapa luas area otak yang terkena serangan stroke ini. Maka anda mungkin akan merasa adanya perubahan dalam hal kesadaran anda, misalnya anda menjadi sangat mengantuk, menjadi tidak sadar bahkan menjadi koma.

Mungkin juga ada gejalah sensorik seperti perubahan fungsi pendengaran, perubahan dari rasa kecap dan sentuhan, kemampuan merasakan nyeri dan perbedaan suhu.

Menjadi lamban, bingung atau kehilangan daya ingat, merasa pusing  ataupun vertigo (rasa pusing hebat tujuh keliling), tidak mampu mengendalikan lagi fungsi kendali buang air besar dan kecil, kehilangan keseimbangan  tubuh dan koordinasi gerakan tubuh, sehingga menjadi limbung dan mudah terjatuh, otot yang menjadi lemah pada daerah muka, lengan atau kaki, juga rasa baal dan kesemutan pada anggota gerak tubuh (biasanya pada satu sisi badan saja). Penglihatan yang berkurang, pandangan manjadi ganda/dobel atau melihat bayangan, atau bahkan menjadi tidak bisa melihat lagi. Cara berbicara yang tidak jelas dan sulit meniru ucapan orang lain, juga sulit berjalan. Semua ini adalah gejalah yang klasik dari serangan stroke otak 


Apakah Serangan Stroke Otak Bisa Kita Cegah ? 

Ada beberapa hal yang bisa kita perbaiki, sehingga bisa mengurangi faktor resiko dan kemungkinan terjadinya serangan stroke otak, namun ada juga faktor resiko yang tidak mungkin kita perbaiki atau kita ubah, misalnya seperti:
  • Umur -  resiko serangan stroke otak meningkat dengan semakin bertambahnya  usia 
  • Jenis kelamin atau gender - pria lebih cenderung menderita penyakit jantung dan pembuluh darah otak ini daripada wanita
  • Faktor genetik - riwayat keluarga dengan kejadian serangan stroke otak akan meningkatkan resiko orang dari keluarga tersebut
  • Ada kelainan atau cacat pada dinding pembuluh darah arteri dan vena pada organ otak  
  • Sewaktu dan setelah kehamilan

Hal Apa Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Mencegah Serangan Stroke ?

Namun selain hal-hal diatas yang tidak mungkin perbaiki, masih ada tindakan yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya serangan stroke otak, misalnya :
  • Berolah raga secara teratur 
  • Menjaga berat badan normal, juga memonitor dan kendalikan tekanan darah dan kadar lemak tubuh dengan komposisi yang sehat (kadar LDL dan HDL dan Trigliserida)
  • Mempunyai pola hidup sehat, menghindari rokok dan alkohol yang berlebihan
  • Mengelolah stress dan kesibukan dengan rekreasi, relaksasi dan meditasi
  • Pola makan yang sehat dengan nilai  gizi yang seimbang
  • Setiap hari ber- istirahat dan tidur yang cukup, minimal 8 jam sehari  


Kesimpulan :   


  1. Serangam stroke adalah akibat gangguan asupan darah kedalam jaringan otak, asupan darah ini bisa  terganggu karena pecahnya pembuluh darah arteri yang menuju ke otak (stroke hemorhagik), atau akibat sumbatan bekuan darah pada pembuluh arteri tersebut (stroke iskhemik) 
  2. Gejalah awal serangan stroke adalah tidak khas dan bersifat sementara, sehingga banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya sedang mengalami serangan stroke 
  3. Hasil pengobatan dan penyembuhan penderita serangan stroke adalah sangat tergantung pada waktu dimulainya pengobatan sejak terjadinya gejalah serangan stroke, yang dikenal sebagai "golden hours" 
  4. Faktor penyebab serangan stroke adalah usia, jenis kelamin, faktor genetik, juga pola hidup dan pola makan, faktor merokok dan konsumsi alkohol
  5. Serangan stroke dapat kita cegah dengan berpola hidup sehat, gizi seimbang dan sehat, ber-olah raga, menghindari stress mental  dan fisik 




  



    1 komentar:

    1. thanks atas infonya, ditunggu artikel yang lainnya

      http://solusiuntukstroke.com/cara-mencegah-terjadinya-stroke/

      BalasHapus