Sabtu, 11 Mei 2013

Sehat Cara Alamiah - Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh



 Sehat Cara Alamiah - Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh


Apa Yang Tampak Dari Kotoran (BAB) Akan Memberi Informasi Berharga Tentang Status Kesehatan Kita 

Ketika kita berbicara hal tentang kebiasaan kita ke belakang (maaf ...maksudnya ke toilet untuk Buang Air Besar), ini adalah sebuah topik yang tidak menarik untuk hampir semua orang, karena berhubungan dengan sesuatu yang tidak enak dipandang dan tidak nyaman untuk indra penciuman, terutama untuk mereka yang sudah berusia lebih dari 4 tahun keatas. Dengan berbicara tentang Buang Air Besar /BAB, dengan segera akan membuat sebagian besar orang akan meninggalkan ruang diskusi, atau paling sedikit akan memancing reaksi wajah dengan ekspresi yang rada aneh, atau tertawa kecil yang tidak wajar, atau komentar seperti....ha ? karena tidak menduga topik seperti ini akan dibicarakan didepan semua orang !
  
Tetapi faktanya, suka atau tidak, hasil eksresi tubuh kita adalah sebuah topik kesehatan yang sangat penting yang wajar bila diberikan perhatian khusus, terlepas adanya faktor rasa jijik semua orang terhadap produk tubuh kita yang satu ini.
Source Google free image
Nyatanya, bila kita mengabaikan apa yang kita buang setiap hari kedalam toilet kita, maka anda akan mengbilas dan membuang sebagian informasi penting tentang kesehatan anda kedalam saluran pembuangan begitu saja, tanpa anda mengetahui atau memperhatikan dengan baik informasi kesehatan ini. 


Sedikit Latar Belakang Tentang BAB

Apakah Anda tahu bahwa rata rata seorang akan menghasilkan sekitar 5 ton kotoran sepanjang hidupnya ? Dan akibatnya begitu banyak yang bisa kita pelajari tentang status kesehatan kita dari gundukan gunung BAB ini !
Dari bentuk, ukuran, warna hingga penampilan yang lain dari BAB akan memberikan kepada kita banyak informasi tentang status kesehatan kita, tentang fungsi keseleruhan organ saluran cerna kita, bahkan tentang proses penyakit serius yang mungkin sedang terjadi, seperti misalnya infeksi, masalah gangguan pencernaan bahkan hingga penyakit kanker. 
Jadi BAB itu sangat penting dan memberikan banyak informasi tentang status kesehatan kita, sehingga tidak heran ilmu kedoketran China kuno sangat memperhatikan masalah dan bentuk BAB setiap pasiennya.    
Meskipun warna BAB mempunyai  variasi warna yang cukup banyak, juga konsistensi BAB dan bentuknya bisa dikatakan normal, namun ada kalanya bentuk atau warna tertentu segera akan menarik perhatian kita untuk meminta pertolongan pengobatan


Apa itu BAB yang normal ? 

Kandungan BAB kita sekitar 75% adalah air. Selebihnya adalah terdiri dari kombinasi fiber atau serat, bakteri yang hidup atau yang sudah mati, berbagai macam sel tubuh dan lendir. Sifat dan karakter BAB kita akan memberitahu kita bagaimana status kesehatan saluran pencernaan kita - warnanya, aromanya, bentuk dan ukuran, bahkan juga suara yang ditimbulkan nya sewaktu BAB jatuh kedalam air dilobang pembuangan toilet, dan apakah BAB setelah itu masih melayang atau langsung tenggelam kedalam air, semua itu adalah informasi yang sangat berharga dan ada relevansinya dengan status kesehatan kita . 

Jika sebelumnya anda adalah type orang yang begitu selesai BAB segera keluar tanpa memperhatikan apa yang telah anda hasilkan, maka mulai sekarang anda harus memperhatikan  semua itu. 

Ada yang disebut Bristol Stool Chart yang akan membantu kita untuk menggolongkan BAB kita, menurut Bristol Stool Chart ini, BAB tipe 3, 4 dan 5 seperti sosis atau seperti ular, licin dan lembut yang memungkinkan BAB itu keluar dengan lancar dan mudah. 
British Stool Chart, Source: Dr. Mercola's

Fiber atau serat cenderung membuat volume BAB menjadi lebih banyak dan seperti perekat yang akan membuat BAB itu menjadi satu potongan besar bukan potongan kecil.  Jika BAB nya lembek,bahkan menjadi seperti air atau diare, ini mungkin behubungan dengan intoleransi terhadap laktosa / lactose (banyak terdapat dalam susu) intolerance, pemanis buatan (gula sorbitol) atau reaksi terhadap fruktosa dan gluten (banyak dalam bahan ketan).


Lihat, Dengarkan dan Mencium....(BAB) Sebelum Disiram

Ketika kita melihat ke BAB, bagaimana membedakan mana BAB yang normal dan mana yang abnormal ? Tabel berikut ini akan membantu kita, sehingga kita tidak perlu kuatir bagaimana membedakannya. 

Mungkin ada beberapa tanda yang memerlukan perhatian khusus kita, seperti bila terjadi perubahan penampilan BAB yang juga disertai rasa sakit daerah perut, maka kita harus mencari seorang dokter untuk membantu kita mengatasinya segera. 




Kotoran sehat
Kotoran tidak sehat
Berwarna kuning muda hingga sedang
Kotoran susah melewati , sehingga harus mengejan keras dan timbul rasa sakit  
Licin dan lembut, dalam bentuk utuh panjang bukan potongan  
Potongan keras atau kental berair, atau seperti bubur yang lengket dan sulit dibersihkan  
Berpenampang 2 – 4 cm dan panjang sekitar 10 cm atau lebih 
Kotoran kecil,seperti pensil atau pita: tanda penyumbatan usus atau ada tumor – atau kanker kolon; kalau hanya sekali-sekali tidak perlu dikuatirkan, tetapi bila berlangsung terus menerus, barangkali perlu diperiksa oleh dokter  
Bentuk S-, ini berasala dari bentuk usus bagian bawah kita  
Kotoran yang hitam seperti aspal, atau kotoran warna merah terang  - tanda terjadi perdarahan didalam saluran pencernaan. Kotoran warna hitam juga bisa karena beberapa jenis obat, suplemen; jika kotoran  hitam seperti aspal, sebaiknya konsulkan kepada dokter  
Kotoran jatuh kedalam air dengan suara mulus  “whoosh” yang lembut, seperti bola besi yang jatuh kedalam air tanpa menimbulkan suara yang berisik  
Kotoran warna putih, pucat atau abu2 seperti dempul – tandanya kekurangan zat empedu, yang merupakan pertanda masalah serius (hepatitis, sirhosis hati,gangguan kelenjar pankreas atau bendungan saluran empedu),pertanda harus meminta pertolongan dokter anda; obat antasid juga menyebabkan warna kotoran menjadi putih  
Beraroma normal, tidak berbau menusuk 
Kotoran warna kuning-  mungkin tanda infeksi parasit giardia, atau ada masalah kantung empedu, atau keadaan yang disebut  Gilbert’s syndrome – jika terjadi hal ini,periksakan ke dokter
Konsistensi yang seragam
Adanya bentuk makanan yang belum dicernakan dengan sempurna  (lebih diperhatikan bila disertai diarea, berat badan yang berkurang atau ada perubahan kebiasaan dalam hal BAB)
Kotoran tenggelam dengan perlahan
Kotoran menngambang atau muncrat  

Lendir yang berlebihan dikotoran : Ini mungkin berkaitan dengan penyakit  Crohn’s disease, atau ada luka di kolon, atau bahkan kanker kolon terutama bila juga disertai darah atau nyeri didaerah perut  


Apakah BAB Anda Berbau Menyengat ? 

Jika seandainya BAB mempunyai bau atau aroma yang menyengat, maka hal ini  jangan diabaikan begitu saja. BAB yang aromanya menyengat mungkin berkaitan dengan sejumlah penyakit atau masalah kesehatan seperti misalnya :
  • Gangguan penyrerapan makanan 
  • Penyakit Celiac : yaitu penyakit bawaan gangguan metabolisme peptida yang ada didalam makanan gandum, havermot dan lain. Penyakit ini biasanya terjadi pada anak dan orang dewasa, yang menderita perut kembung, muntah dan diarea, tanda yang khas adalah kotorannya berwarna pucat dan beraroma menyengat dan biasanya mengambang dipermukaan air karena banyak mengandung lemak. 
  • Penyakit Crohn : yaitu penyakit inflamasi khronik menahun pada usus besar, tandanya yaitu diarea, mual, nyeri daerah perut dan penurunan berat badan yang menyolok
  • Pankreatitis khronik / radang kelenjar pankreas menahun  
  • Kistik fibrosis : penyakit bawaan pada kelenjar mukosa dan keringat, ciri khas adalah bau BAB yang menyengat


Setelah kita berbicara tentang hal hal yang aromanya tidak sedap, lalau bagaimana dengan buang angin atau kentut ? Sebenarnya kentut itu adalah hal yang normal dan sehat, karena itu tanda yang baik bahwa sejulah trilyunan bakteri usus kita telah bekerja dengan baik. Ketahuilah bahwa seorang biasanya mengeluarkan angin dari saluran pencernaannya sebanyak 14 kali seharinya - atau sekitar 1/2 galon gas !
Dan 90% dari gas ini tidak berbau, sehingga kita bisa saja mengeluarkan gas tanpa kita sadari. Bayangkan saja, kalau kita tidak bisa membuang gas seprti itu, perut kita akan menjadi kembung dan meledak seperti balon udara !



Seberapa Sering Kita Buang Air Besar ? 

Kebiasaan untuk buang air besar setiap orang bervariasi. Yang kita bilang kebiasaan itu adalah kebiasaan kita masing masing. Tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu itu masih dianggap normal.   
Yang lebih penting dari frekuensi pengosongan ini adalah harus dengan mudah mengosongkannya. Jika kita memerlukan tenaga untuk mengejan, maka itu sudah tidak bagus. Seharusnya mengosongkan isi usus kita itu tidak boleh melebihi upaya kita untuk buang air kecil atau mengeluarkan gas.

Hal yang harus kita perhatikan adalah perubahan kebiasaan BAB kita. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kebiasaan kita ini, seperti sedang ber-diet, sedang bepergian, sedang meminum obat-obatan tertentu, gejolak kadar hormon tubuh kita, pola tidur kita, olah raga, penyakit, proses pembedahan, stress dan masih banyak hal yang lain lagi.


Konstipasi dan Diarea 

Rata rata tubuh memerlukan 18 hingga 72 jam untuk mencernakan makanan dan mengubahnya menjadi kotoran dan mengeluarkannya dari tubuh. Jika waktu ini menjadi pendek, maka hasilnya adalah kita menjadi diarea, karena tubuh kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyerap air yang terkandung dalam bahan makanan kita. Sebaliknya bila waktunya menjadi lebih panjang, maka kemungkinan terbesar kita akan menderirta sembelit atau konstipasi, ini karena terlalu banyak air yang telah diserap, sehingga kotoran kita menjadi kering dan keras, akibatnya menjadi sulit untuk dikeluarkan.

Sembelit atau konstipasi adalah kejadian dimana kita berusaha dengan keras (mengejan) untuk mengeluarkan kotoran dari usus kita. Dan ini sering karena waktu untuk BAB yang tidak teratur atau berkurang. Mengejan hebat adalah tidak normal, juga bila ada perasaan bahwa pembuangan BAB itu belum tuntas, ada rasa kembung, rasa kejang atau proses pengeluaran BAB yang lambat.
Jika kita sudah berusia lebih dari 65 tahun, maka kemungkinan menderita konstipasi ini menjadi semakin besar.  

Konstipasi khronik yang tidak diobati akan menyebabkan terjadi kondisi medis yang serius. Banyak orang akn terpikir untuk mengambil obat pencahar untuk membantu mereka mengatasi masalah sembelit.
Sebenarnya obat pencahar hanya dipergunakan bila sudah tidak ada upaya lain yang bisa membantu mengatasi konstipasi ini, bila memang harus mempergunakan obat pencahar, maka usahakan tidak berlebihan dan hanya mempergunakannya untuk waktu yang singkat saja.

Dibawah ini disusun tabel yang menjelaskan hubungan frekuensi buang air besar dengan keadaan atau kondisi atau bahkan penyakit yang menyebabkan perubahan frekuensi BAB ini.




Penyebab Umum Meningkatnya Frekuensi Buang Air Besar/ Diarea
Gaya Hidup
Penyakit dan Kondisi Tertentu
Banyak konsumsi buah dan sayuran (konsumsi banyak serat)
Penyakit Hyperthyroidism (aktifitas kelenjar thyroid yang meningkat)
Lebih banyak berolahraga
Penyakit Crohn (lihat penjelasan diatas)
Karena minum lebih banyak air
Radang usus (Ulcerative colitis)
Stres emosional
Penyakit Celiac (lihat penjelasan diatas)
Alergi terhadap makanan tertentu
Irritable bowel syndrome (IBS)

Efek simpang obat

Infeksi saluran pencernaan





Penyebab Umum Berkurangnya Frekuensi Buang Air Besar / Konstipasi / Sembelit
Perubahan pola makan / diet, berkurangnya konsumsi buah dan sayuran, berkurangnya serat
Kehamilan, sehabis melahirkan, atau karena gangguan keseimbangan hormonal  tubuh
Faktor stress emosionil
Ganggun persarafan pada saluran usus, otot rektum (bagian terakhir usus besar) juga bagian anus
Mengabaikan dorongan keinginan buang air besar, sedang bepergian, atau karena jadwal skedule yang tidak memungkinkan
Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Kurang berolah raga
Penyakit Diabetes Mellitus
Kurang intake cairan
Penyakit Hypothyroidism (berkurangnya aktifitas kelenjar thyroid)
Konsumsi suplemen kalsium dan zat besi
Nyeri setempat atau rasa tidak nyaman sekitar anus, karena adanya retak (fisura) sekitar anus atau adanya hemoroid (wasir)
Konsumsi obat-obatan seperti anti nyeri golongan obat narkotik, seperti kodein misalnya, juga obat diuretik (untuk anti hipertensi), obat antasid (obat gastritis / sakit maag), obat antidepresi, atau terlalu lama dan pemakaian berlebihan obat pencahar
Sebab yang lebih jarang: divertikulitis, penyumbatan saluran pencernaan, kanker usus dan kolon, penyakit Parkinson, cedera saraf tulang belakang dan penyakit multiple sklerosis
Alergi terhadap jenis makanan tertentu






Tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan kebiasaan buang air besar :

Kebanyakan masalah gangguan saluran pencernaan bisa dicegah dan diatasi dengan sedikit perubahan pada pola diet dan gaya hidup kita. Jadi seandainya kita mempunyai masalah buang air besar, atau merasa kurang baik seperti seharusnya, maka perhatikan hal hal berikut ini dan membuat beberapa perubahan seperlunya. Cara ini dapat membantu memperbaiki masalah sembelit atau diarea, dan mencegah kekambuhan kondisi yang tidak kita inginkan tadi.  

  • Hilangkan semua unsur gluten (seperti ketan) dari makanan kita (zat gluten banyak terdapat dibahan makanan gandum dan makanan sejenisnya
  • Konsumsi makanan yang segar, sayuran organik dan buah-buahan yang banyak memberikan zat gizi baik dan serat
  • Hindari pemanis buatan, gula yang berlebihan (terutama gula fruktosa), zat aditiv kimiawi, bumbu dapur MSG, kafein yang berlebihan, dan jenis makanan yang telah diolah, karena semua jenis makanan ini akan menimbulkan gangguan fungsi usus normal kita
  • Tumbuh kembangkan flora usus kita dengan menambahkan makanan fermentasi kedalam diet makanan kita,, seperti yoghurt, susu asam kefir, atau suplemen probiotik  
  • Mendapatkan jumlah cairan yang cukup bagi tubuh kita dari air minum yang segar 
  • Berolahraga cukup setiap hari 
  • Hindari pemakaian obat-obatan, seperti penghilang rasa nyeri kodein dan sebangsanya yang dapat menghambat gerakan usus. Juga obat antidepresi dan antibiotik yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan bagi fungsi usus yang normal.  
  • Hindari stress yang berlebihan dengan hidup santai, dan teratur
  • Pilih posisi berjongkok ketika buang air besar, karena waktu berjongkok, ini akan meluruskan usus besar, merelaksasi otot daerah panggul dan usus sehingga memudahkan proses pengosongan isi usus tanpa perlu mengejan, cara yang sudah terbukti secara ilmiah banyak membantu mengatasi konstipasi dan masalah wasir atau hemorhoid.  
Nah semoga dengan penjelasan ini, mulai saat ini, kita setiap kali setelah BAB, perhatikan dulu bentuk, konsistensi, warna, bahkan bedakan aromanya, sebelum akhirnya kita bilas dan mencuci bersih tangan kita....

Happy Healthy Living ! 


    Source: http://sehatcaraalamiah.blogspot.com 
      



    60 komentar:

    1. We sangat membantu orang menjadi lebih paham dan bijak .

      BalasHapus
    2. UNTUK UKURAN NORMAL BAB, BERAPA KALI SEHARI / SEMINGGU ?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Jumlah BAB yang normal. Ini menyangkut kebiasaan seseorang juga, tapi masih bisa dikatakan normal adalah bila jumlah BAB tidak melebihi 3x sehari atau paling lama tidak melebihi 3x dalam seminggu.
        Yang juga perlu diperhatikan adalah, bahwa setiap pengeluaran BAB tidak diperlukan usaha mengejan yang lebih daripada waktu mengeluarkan air kencing.

        Hapus
    3. Kalau setiap habis makan langsung pingin BAB, apakah itu masioh normal ?

      BalasHapus
    4. Memang ada orang yang mempunyai kebiasaan setiap kali habis makan lalu merasa harus kebelakang untuk BAB. Ini lebih banyak menyangkut kebiasaan,dan sepanjang BAB itu bukan bentuk diarea atau bentuk lain yang abnormal, seperti misalnya mengandung darah, mengandung lendir atau dengan bau yang (sangat) merangsang, ini bisa dianggap normal. Hanya saja kebiasaan ini tentu sangat mengganggu untuk orang tersebut.

      BalasHapus
    5. Dear dokter, saya sering konstipasi dan diare...misalnya beberapa hari konstipasi dan beberapa hari kemudia diare dgn bau yg tidak sedap..sebaiknya saya harus periksaan kemana ya...karena dokter umum hanya selalu memberikab sya obat mag..namun masalah ini selalu timbul hingga akhirnya sya tidak ke dokter krn dokter hanya kasih obat yg itu-2 saja...mohon penjelasannya dok t.kasih

      BalasHapus
    6. Makanan berserat bisa membantu mengatasi masalah konstipasi dan juga mencegah diare. Coba perhatikan jenis makanan yang anda konsumsi setiap hari, harus cukup mengandung serat, dan juga input cairan yang mencukupi.
      Kalau tidak terjadi infeksi, maka aroma kotoran seharusnya biasa2 saja.
      Kalau tetap mengganggu seperti ini, mungkin anda bisa konsul ke dokter penyakit dalam.

      BalasHapus
    7. Dokter mau bertanya, belakangan ini saya sering BAB 3kali sehari tetapi feses tidak berbentuk cair atau keras. Padahal saya biasanya dulu BAB jarang, bisa 2 hari 1 kali bahkan 3 hari 1 kali. Apakah sekarang saya disebut sedang diare? Ataukah saya masih normal dok? Terimakasih

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bab nya keluar tai apa keluar harta karun?? Kalo keluar tai lu suee. Kalo keluar harta karun lu beruntung hahaha

        Hapus
    8. Menurut definisi yang disebut Diare adalah seperti ini:

      Pengertian diare menurut WHO (1999) adalah bertambahnya defekasi (buang air besar) lebih dari biasanya/lebih dari tiga kali sehari, disertai dengan perubahan konsisten tinja (menjadi cair) dengan atau tanpa darah. Secara klinik dibedakan tiga macam sindroma diare yaitu diare cair akut, disentri, dan diare persisten.

      Apakah keadaan anda seperti definisi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang saya kutip diatas ini ?

      Seandainya cocok dengan gambaran definisi ini, maka kita masih harus cari tahu sebab diare ini dan diberi pengobatan yang sesuai. Hubungi dokter anda dan diperiksa untuk diberikan pengobatan yang sesuai.

      BalasHapus
    9. Kebetulan saya sdg mengalami masalah pencernaan dok, sama seperti mbak anisa amelia. Sudah berlangsung hampir 2 bulan, semenjak itu saya juga konsumsi susu kefir. Sya fikir itu proses detok, tpi kok tdk sembuh-sembuh. Dan akhir2 ini feses sya ada campuran warnanya agak hitam. Setelah sy berobatkan diduga luka lambung. Namun, sya juga disuruh periksa vct. Gejala yg sya alami selain itu, nyeri di ulu hati dan perut terasa sakit kalau ditekan. Tdk ada batuk, flu, dan demam. Nafsu makanpun juga tdk berkurang. Memang saya sdg jerawatan dok dikarenakan hormon dn alergi kosmetik, tapi apakah jerawat termasuk ruam pda kulit? Apa perlu saya periksa VCT? Pdhal saya tdk pernah berhubungan intim. Kemudian setelah minum obat lambung dr dokter setiap kali BAB feses berwarna coklat ke hitaman keseluruhan. Apa itu menandakan obat bekerja dlm lambung? Minta sarannya dok, sebaiknya saya bagaimana. Makasih dokter

      BalasHapus
      Balasan
      1. Saya tidak terlalu mengerti dan mendalami kasus anda ini hanya dari ulasan singkat ini.
        Tapi dari gejalah2 yang anda sebutkan, adanya nyeri dan sakit didaerah perut atau lambung, juga ada warna hitam dalam kotoran (apakah feses ini sdh diperiksa adanya perdarahan?) dan terakhir juga di duga (bukan didiagnosa) luka lambung.
        Mungkin ada baiknya anda konsultasi dengan ahli penyakit dalam, atau lebih tepatnya ke ahli penyakit saluran pencernaan (gastroenterologist) untuk memastikan penyakit dan pengobatan tepat bagi anda.

        Test VCT itu dianjurkan untuk pasangan yang ingin menikah, buat mereka yang menjalani kehidupan seksual bebas, atau bagi kita yang mempunyai penyakit khronis seperti diare yang tidak kita ketahui sebab musababnya, atau sekedar ingin tahu saja bahwa kita tidak terjangkit HIV.

        Karena virus HIV bisa menjangkiti dengan banyak cara, tapi yang umum adalah dengan hubungan kelamin, kontak darah dan cairan tubuh, seperti sperma, cairan vagina, juga bisa melalui luka kecil dikulit.

        Keputusan ditangan anda untuk melalukan VCT ini atau tidak.

        Semoga ini menjawab pertanyaan anda dan semoga cepet sembuh :)

        Hapus
    10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      BalasHapus
    11. Dok saya mau tanya nich, anak saya cowok 3,5 tahun mengalami masalah susah BAB semenjak 1 tahun yang lalu, pernah sampai 10 hari tidak BAB. Saya ajak ke specialist dikasi obat pencahar, emang sich membantu. Tapi sampai sekarang BAB anak saya tidak pernah setiap hari. Sudah berbagai cara saya coba dengan memberi sayur, buah, dan banyak air tapi tidak banyak membantu. Sebulan terakhir anak saya bab setiap 4 hari sekali, fasesnya ukuranya besar dan panjang, warnanya kecoklatan, baunya sedikit menyengat, dan pas BAB anak saya harus mengejan.tapi dia tidak pernah merasa kesakitan. Apakah itu masih normal dok???minta advised nya donk.

      INDHI....Bali

      BalasHapus
      Balasan
      1. Mbak Luh Suarmini,

        Jumlah BAB yang normal. Ini menyangkut kebiasaan seseorang juga, tapi masih bisa dikatakan normal adalah bila jumlah BAB tidak melebihi 3x sehari atau paling lama tidak melebihi 3x dalam seminggu.

        Yang juga perlu diperhatikan adalah, bahwa setiap pengeluaran BAB tidak diperlukan usaha mengejan yang lebih daripada waktu mengeluarkan air kencing.

        Selain makanan berserat seperti sayuran, buah2an, juga kandungan airnya, misalnya banyak minum air putih sepanjang hari aktifitas, bagi penderita konstipasi seperti ini kita juga anjurkan rajin berolahraga, karena olahraga yang teratur juga akan mempengaruhi gerakan usus dalam usaha mengeluarkan tinjanya.
        Ada juga anjuran yalah setiap pagi setelah bangun tidur, maka segera minumlah air putih segelas, hal ini juga akan membantu merangsang usus untuk memulai kegiatan rutinnya ini.

        Semoga ini membantu anak mbak Luh Suarmini.

        Salam,

        Hapus
    12. Makasih mas leo bermanfaat sekali artikelnya dan bisa membantu saya juga.

      BalasHapus
    13. Terima kasih juga Sdr. Nurul untuk feedback anda tentang artikel yang telah saya buat ini. Semoga akan bermanfaat untuk yang memerlukan.

      Salam, Dr. Leo Kurniawan
      www.selukbelukvaksin.com

      BalasHapus
    14. dr.Loe yg baik.

      Mau tanya, sy sdh 1 minggu bab nya lbh dari 3x sehari, bs 5 kadang , warna agak hitam dan saat dibersihkan seperti ada lendir. 2 minggu sblmnya sy kentut byk setiap hari, sy ada minum obat jantung dari dokter jantung dan ada benjolan di tiroid kanan, kira2 apa yg harus sy lakukan, tp bab nya lembut dan bau cukup menyengat. Terima kasih.

      Mili

      BalasHapus
    15. dr.Loe yg baik.

      Mau tanya, sy sdh 1 minggu bab nya lbh dari 3x sehari, bs 5 kadang , warna agak hitam dan saat dibersihkan seperti ada lendir. 2 minggu sblmnya sy kentut byk setiap hari, sy ada minum obat jantung dari dokter jantung dan ada benjolan di tiroid kanan, kira2 apa yg harus sy lakukan, tp bab nya lembut dan bau cukup menyengat. Terima kasih.

      Mili

      BalasHapus
    16. Mbak Mili,

      Seperti yang ditulis dalam artikel ini, maka frequensi BAB yang masih digolongkan normal adalah bila jumlahnya sekitar 3 x sehari, atau paling sedikit 3x dalam seminggu, jadi berapa kali kita harus ke toilet untuk urusan ini, sepenuhnya juga tergantung dari kebiasaan seseorang, bahan makanan yang dikonsumsi, seperti misalnya banyak konsumsi sayuran, buah2an yang biasanya banyak mengandung serat dan cairan yang tentu dapat merangsang gerakan usus sehingga memudahkan proses BAB seseorang.

      Juga jumlah cairan yang diminum dan obat2an yang dikonsumsi, banyak berpengaruh pada hal gerakan dan penyerapan cairan didalam usus, yang pada akhirnya tentu mempengaruhi jumlah kali kita ke toilet untuk urusan BAB ini.

      Dalam kasus mbak yang juga ada minum obat2an jantung, dan ada benjoan di kelenjar tiroid kanan, jadi mungkin saja faktor2 ini ikut berperan dalam urusan BAB ini.
      Saran saya adalah, tanyakan kepada dokter jantung dan juga dokter endokrin yang merawat benjolan kelenjar tiroid, obat2an apa saja yang telah diberikan anda dan apakah pengaruh obat2 tersebut dengan fungsi dan gerakan usus. Karena ada beberapa jenis obat2 jantung dan hormon untuk pengobatan benjolan di kelenjar tiroid, yang bisa menghambat atau memperlambat (atau juga mempercepat) gerakan usus untuk pengosongan lambang dan isi usus kita

      Tetapi bila selama tidak ada keluhan yang mengganggu, barangkali hal ini tidak perlu juga terlalu merisaukan kita.

      Semoga ini menjawab pertanyaan anda :)

      BalasHapus
    17. Halo Dr Leo,

      saya mengalami gangguan perut sudah hampir 5 tahun (BAB ada darah 1-2 kali 1 tahun) tahun 2014 saya cek USG abdomen(7 polip <10mm), Colonoscopy (colon baik, hemmoroid interna grade 2), gastrocopy(lambung agak merah, ada semacam sariawan sebesar menir di ambil sample hasilnya baik tidak ada keganasan), CEA normal, Photo Thorax normal. rekomendasi dokter untuk jaga makan dan olahraga karena tidak ditemukan penyakit serius.
      tahun 2015 bulan september agak kambuh lagi nyeri perutnya datang dan pergi, saya belum ke dokter lagi setiap nyeri saya coba minum kunyit dan agak menolong tapi kambuhan teru belakangan, setiap saya tidak enak perut bab melembek nyaris diare, batuk-batuk, hidung meler, nyeri perutnya kadang kanan atas kadang kiri, kembung, rasa ingin BAB, terutama kalau saya kerja(sering duduk), lebih nyaman saat saya libur(kadang tidak terasa sakit sama sekali). belakangan ada nyeri pinggang bawah, terutama saat membungkukkan badan.
      saya ingin tanyakan berapa akurat kira-kira hasil gastroscopy &endoskopi yang menyatakan tidak ditemukan masalha tsb ya dok, apakah saya alergi/sensitif saluran pencernaan?
      terima kasih sebelumnya untuk informasinya dok

      BalasHapus
    18. Yth ....

      Akurasi gastroscopy dan endoscopy itu lumayan tinggi, karena kita melakukan tindakan invasif langsung kelokasi kelainan, dan kita melakukan explorasi untuk mencari penyebab kelainan dan keluhan pasien.
      Dan temuan yang kita dapatkan pada saat tersebut, bisa saja telah berubah dengan berjalannya waktu, sehingga bila kita lakukan gastro atau endoscopy ulangan, gambaran sudah tidak sesuai dengan yang kita peroleh beberapa waktu yang lalu, meskipun itu masih dilokasi segmen usus yang sama, ini karena penyakit atau kelainan ini bersifat berubah secara progresif.
      Untuk mengatasi masalah ini, maka pada kasus2 yang kita curigai, sering dianjurkan untuk follow up endo atau gastroscopynya, karena untuk mendeteksi adanya perubahan baru yang terjadi dibelakang hari.

      Kalau membaca "daftar keluhan" anda ini, saya sarankan anda kontrol dengan dokter yang merawat, sehingga bisa diketahui perkembangan penyakit anda secara tepat.

      Semoga ini menjawab pertanyaan anda, dan saya doakan cepat sembuh :)

      BalasHapus
    19. Dok saya punya masalah pertama yg saya lihat gejalanya sehabis makan cabe utuh langsung kumat sakit perut,mules,berasa BAB tapi tidak bisa di keluarkan,dri dokter di kasih obat besok langsung sembuh, selang besok harinya kambuh lagi dgn sakit yg sama saya periksakan ke RS normal2 aja lambung usus baik,di kasih obat BAB lancar 2 hari dngn (kotoran agak kecoklatan/lembek) setelah itu sy yidak bisa BAB lgi cuma kerasa BAB setiap menit pasti ke belakang tapi tidak bisa di keluarkan sama sekali sampai anus terasa sakit setelah mengejan. Apa masalahnya y dok?

      BalasHapus
    20. Yth. Pak Jemi,

      Banyak orang yang sensitif dengan makanan pedas dan cabe, biasanya orang akan BAB setelah makanan pedes atau cabe, bisa berefek langsung saat itu juga begitu selesai makan, atau besok harinya BAB lebih mudah karena perut mules dan BAB nya konsistensi lembek. Ini salah satu trik buat mereka yang sulit BAB, makan sja yang pedas2 dan akan lancar BABnya.
      Dalam kasus anda ini, saya tidak tahu apakah tergolong yang demikian atau tidak, karena menurut cerita anda setelah mules, tetap saja BAB sulit dikeluarkan.
      Obat perangsang BAB itu sebenarnya hanya kita berikan bila keadaan "terpaksa" saja, jangan selalu mengandalkan obat perangsang demikian, karena ini bukan solusi jangka panjang.
      Mungkin anda perlu lebih banyak minum air putih, banyak konsumsi sayuran dan buah2an yang banyak mengandung serat dan cairan, sehingga akan merangsang gerakan usus untuk mendorong reflex BAB yang normal.
      Jangan lupa juga berolah raga, karena dengan berolah raga juga akan menyebabkan kita lebih mudah BAB.

      Semoga apa yang saya sampaikan ini akan membantu anda.

      Salam,

      BalasHapus
    21. Anak saya umur 8 thn. Bab nya tidak normal,sy katakan tdk normal karna terlalu keseringan. Tp kotorannya tdk encer. Kalau dia Bab jam 7:00 sebentar jam 10:30 bab lagi padahal tdk sarapan pagi. Mohon solusinya

      BalasHapus
      Balasan
      1. Anak usia 8 tahun itu sudah banyak mengkonsumsi makana padat, jadi konsistensi fesesnya juga lebih padat dibandingkan dengan bayi yang lebih banyak konsumsi makanan lunak atau cair seperti susu.
        Jumlah BAB yang masih dianggap normal adalah bila sehari tidak llebih dari 3x dan konsistensinya normal, tidak mengandung lendir dan juga darah.
        Kalau gambaran BABnya seperti ini, maka masih kita golongkan normal saja.
        Semoga ini menjawab pertanyaan anda

        Hapus
    22. Saya banyak serat ko malah mencret knapa,jadi sementara yg saya makan banyak karbohidrat supaya agak keras,apa sebabnya ko malah terbalik

      BalasHapus
    23. Yth. Pak Masdar,
      Biasanya makanan berserat itu akan membuat konsistensi feses menjadi lebih keras, sebaliknya makanan yang banyak mengandung air akan membuat feses menjadi lembek, tapi bukan mencret atau diare.
      Saya tidak mengerti maksud anda, apakah anda mengalami diare atau feses menjadi lunak ? Jadi maaf saya tidak bisa memberi jawaban yang tepat untuk ini.

      BalasHapus
    24. klw setiap abis mkn rs nya mau bab..truz..itu bgus gk?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Selama konsistensi feses adalah biasa, tidak berlendir dan tidak tercampur darah dan jumlahnya biasa saja maka ini bisa dianggap normal. Barangkali jenis makanan yang anda makan banyak mengandung rempah2 sehingga merangsangan gerakan ritme usus yang membuat anda ingin BAB setiap habis makan

        Hapus
    25. Yth Bapak Leo, Ayah saya (usia 73 thn & memiliki riwayat Diabetes Melitus) belakangan (kira2 sdh seminggu) ini merasa kesulitan untuk BAB hingga perut membesar seperti kembung. 3 hari yg lalu, oleh dokter rumah sakit ayah saya diberikan obat pencahar berupa obat tetes untuk diminum. Ayah saya juga sempat meminum ramuan herbal teh untuk detoks. Permasalahannya, jika tidak meminum salah satunya ayah saya tetap tidak bisa BAB. Dan jika meminum salah satunya di malam hari, ayah saya akan sering kali ke WC untuk BAB dlm rentang waktu singkat. Sejauh ini kotoran BAB yg dikeluarkan berwarna putih dan berminyak. Apakah ada saran dok untuk obat atau kira2 ini adalah tanda2 penyakit apa Dok? Terimakasih untuk respon & jawabannya

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yth. byyou,

        Dari cerita anda, bahwa konsistensi feses biasa hanya berwarna putih dan berminyak.
        Feses yang normal adalah berbentuk, berwarna kekuning2an dan tidak berminyak, tidak berlendir dan tidak berdarah juga.
        Karena ayahanda anda juga penderita diabetes, mungkin saja penyakit diabetes ini menyebabkan gangguan gerakan ritme usus yang mengatur keinginan orang untuk BAB.

        Feses yang berwarna putih (seperti dempul?) dan juga berlemak, mungkin ada masalah dengan fungsi organ hati, seperti sakit kuning atau hepatitis, atau juga berhubungan dengan gangguan fungsi enzim pencernaan.

        Sebaiknya konsultasi dengan dokter penyakit dalam yang merawat penyakit diabetes ayahanda, cari tahu sebabnya apa dan berikan pengobatan yang tepat. Semoga cepat sembuh :)

        Hapus
    26. Yth bapak leo, anak saya 3 thn, frekuensi bab nya bisa sampai 5x dlm 1 hari dan berbau tajam (maaf). Warna feses kuning mengarah k3 coklat tua, tdk encer, padat seperti biasa. Apakah masih bisa dikatakan normal? Mengingat anaknya tdk terlalu banyak makan, tp frekuensi dan jumlah bab nya yg sering dan banyak. Untuk konsul lebih jauh lg, ke dokter specialist apa ya pak? Terimakasih sebelumnya.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yth Simplyshop,

        Memang kalau frekuensi BAB sehari hingga 5 x itu rasanya sedikit berlebihan :)
        Tapi dari cerita anda tentang bentuk warna kotoran rasanya masih normal2 saja, kecuali bila tercampur darah atau juga lendir, atau baunya benar2 menyengat, baru kita pikirkan sesuatu yang tiidak biasa.

        Selama tidak ada keluhan dan anak sehat2 saja, juga kebiasaan makan minum juga BAB tidak berubah, mungkin tidak perlu kita lakukan sesuatu.

        Hapus
    27. Dok saya mau tanya. sblumnnya sya pernah mngalami BAB dsertai darah segar. Darahnya mengalir tidak menetes. Akhir"ini sya mnglami susah BAB slma 2 minggu sya priksakan k klinik dberi obat pencahar. Tp stelah obatnya sdh hbs sya sulit BAB lg smpai skrang (sudah smggu lbh). Pola mkn sya sdah teratur sperti yg d anjurkn oleh dokter di atas tp ttep blum bisa BAB lancar. Gmna dok?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yth. Maria,
        BAB disertai darag segar mengalir biasanya disebabkan hemorhoid atau umum kenal sebagai ambeien, sewaktu mengedan feses yang keras akan membuat dinding mukosa anus luka dan terjadi perdarahan.

        Bila konsistensi feses lembek atau encer, maka biasanya tidak terjadi perdarahan.
        Jadi untuk penderita ambeien, selalu dianjurkan banyak konsumsi buah2an dan sering2 minum, dengan tujuan untuk membuat konsistensi feses menjadi lembek, sehingga tidak perlu banyak mengejan dan tidak membuat luka dinding mukosa anus.

        Obat pencahar hanya membantu sesaat saja, mungkin perlu juga anda barengi dengan berolah raga teratur, seperti berjalan, jogging ringan atau berenang, karena dengan olah raga teratur juga akan membantu mempperlancar gerakan usus dan bermanfaat bagi kelancaran BAB

        Hapus
    28. Dok, sebulan belakangan ini bab saya hanya sedikit2 meski makan banyak namun bab rutin setiap hari 1x kdg lembek kdg keras. Sering merasa sakit perut bagian bawah kanan, kiri, terkdg terasa nyeri jg di kanan atas dan kiri atas. Jika saya ingin periksa, kira2 metode pemeriksaan apa yg cocok dengan gejala tersebut? Terima kasih.

      BalasHapus
    29. Yth. Sandra,

      frekuensi BAB 1x sehari itu adalah normal, dan jumlah feses tidak selalu sama dengan jumlah makanan yang telah kita konsumsi, yang penting setelah BAB kita merasa enak dan lega karena semua yang harus dibuang telah kita keluarkan dengan tuntas, jadi jumlah feses itu tidak menjadi masalah yang perlu kita pikirkan.

      Tentang rasa sakit atau nyeri perut yang berpindah2 tempat, sebaiknya anda periksakan diri ke dokter, metodenya tentu mulai saja dengan cara pemeriksaan yang sederhana namun tetap bisa kita andalkan.

      Bilamana memang diperlukan, baru kita akan memakai metode pemeriksaan yang lebih lanjut untuk memastikan sebab musabab nyeri perut anda yang berpindah2 itu.

      BalasHapus
    30. Dokter, sudah hampir 4 bln bab anak saya sangat lembek cenderung cair. Anak saya 4 th. Sudah berobat tp belum ada perubahan signifikan. Minum susu pun sudah stop, tidak makan keju atau coklat juga. Makannya cenderung sulit dan berat badan terlihat menurun. Sudah uji lab (dibiakkan, temuannya bakteri flora normal). Kenapa ya dok anak saya?

      BalasHapus
    31. Dokter, sudah hampir 4 bln bab anak saya sangat lembek cenderung cair. Anak saya 4 th. Sudah berobat tp belum ada perubahan signifikan. Minum susu pun sudah stop, tidak makan keju atau coklat juga. Makannya cenderung sulit dan berat badan terlihat menurun. Sudah uji lab (dibiakkan, temuannya bakteri flora normal). Kenapa ya dok anak saya?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Mbak Rina,

        Sayang anda tidak sebutkan berapa kali sehari BAB anak anda ini, kalau feses lembek saja tidak apa2, mungkin karena jenis makanan padatnya tidak ada yang mengandung serat yang dapat membuat bentuk feses lebih keras. Kalau feses lembek tapi bukan diare juga frekuensi masih normal mungkin tidak perlu kita cemaskan.
        Coba dikonsultasikan dengan dokter anaknya, apakah ada bentuk gangguan lain dari sistim pencernaan, misalnya gangguan enzim pencernaan atau yang lain.

        Salam,
        Dr. Leo Kurniawan

        Hapus
    32. Dok kalau boleh nanya yg gak bagus itu bab sebelum makan atau bab setelah makan ya dok?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Mas Apri,

        BAB sebelum atau setelah makan, itu sepenuhnya tergantung kebiasaan seseorang.
        Misalnya umumnya, semua orang adalah biasa BAB saat pagi setelah bangun tidur, tapi juga banyak yang BAB diwaktu2 yang lain sepanjang hari itu.
        Mana yang "baik" atau yang "enak" ya sepenuhnya tergantung anda masing2, tidak ada patokan khusus untuk itu.
        Nikmati saja waktu anda yang penting sehat dan baik2 saja

        Hapus
    33. Selamat pagi dokter Leo, saya mau bertanya belakangan ini setiap saya BAB warna nya kuning bagian luar kehijauan, dan aroma nya menyengat, dan juga jadi agak kurang lancar dalam BAB, mohon petunjuk nya dok

      Terima kasih

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yth. pak Sakti,

        Bentuk tampilan kotoran kita juga aromanya, sangat tergantung dari jenis makanan yang kita konsumsi dan juga tergantung jumlah cairan yang kita minum, selain juga dipengaruhi oleh obat2an, jenis herbal yang mungkin saja kita minum.
        Sepanjang tidak mengandung darah, tidak mengandung lendir dan juga tidak ada gejalah sakit atau nyeri daerah lambung sebelum juga sewaktu BAB, rasanya kitta tidak perlu terlalu kuatirkan dan memikirkan hal2 yang luar biasa.
        Kalau memang tidak yakin, konsulkan saja dengan dokter anda, mungkin dengan pemeriksaan tinja anda di laboratorium klinik, akan bisa memberi jawaban pasti kenapa kotoran anda seperti itu. Semoga ini menjawab pertanyaan anda.
        Salam,
        Dr. Leo Kurniawan
        www.selukbelukvaksin.com

        Hapus
    34. Dok..sy mau tanya.. anak sy 2.5thn.. sdh bbrpa hari ini warna pup.nya berwarna kuning muda..dan cair kental..tidak biasanya sprti itu.. kbtulan anak sy jg meminum sufor.. apa ada kaitannya dgn sufor yg berganti2 merk..? Mohon penjelasannya dok... trima kasih..

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yth. ...
        Kotoran bayi seusia ini biasanya warna kotoran dan juga bentuk dan konsistensinya (cair, lembek atau keras) sangat tergantung dari asupan minuman susu bayi. Maka selain yang terbaik adalah ASI ekslusif, dalam keadaan tertentu baru kita berikan susu formula.
        Dari pengalamaan, tidak semua jenis susu formula itu akan cocok dan sesuai untuk bayi kita.

        Susu formula ini akan berpengaruh terhadap penampilan, juga aroma dari BAB bayi.
        Saran saya, selama hanya menyangkut tampilan kotoran, tapi bayi tidak mengalami diarea atau konstipasi (susah BAB), biarkan saja, nanti akan terjado penyesuaian terhadap susu formula tersebut.
        Semoga ini menjawab pertanyaan anda.
        Salam,
        Dr. Leo Kurniawan
        www.selukbelukvaksin.com

        Hapus
    35. yth dokter, sya wanita.50 th, diabetes, maag, berat badan turun banyak makan masih biasa, sdh sejak beberapa bulan ini susah bab,seminggu 2/3X perut sdh melilit dan mengejan, kadang minum pencahar, bab lembek cenderung pipih,sedikit tidak tuntas, masih mules tidak bisa keluar lagi
      sblmnya saya juga susah bab/keras sdh pernah usg hasil sight fatty liver, fecal banyak disigmoid
      mohon pencerahan dokter, terima kasih

      BalasHapus
      Balasan
      1. Mbak Tuni,

        Maaf baru saat ini saya bisa membalas pertanyaan anda.
        Seperti kita ketahui, bahwa penyakit diabetes akan memberikan efek samping seperti mengganggu persarafan diorgan tubuh yaang lain, termasuk saluran pencernaan dan usus kita. Akibatnya sering kali kontraksi dan gerakan usus kurang lancar yang akan menyebabkan orang menjadi sembelit sulit membuang air besar.
        Saya yakin anda telah diberikan obat anti diabetes oleh dokter yang merawat anda. Saran saya adalah mungkin dengan berolahraga, misalnya berjalan cepat setiap hari atau billa setiap ada kesempatan, hal ini akan banyak membantu gerakan usus yang normal, sehingga bisa mengatasi sembelit.

        Tentu juga anda harus banyak konsumsi makanan berserat dan cukup mengandung air. Karena jenis dan pola makan kita juga banyak berpengaruh terhadap kelancaran BAB kita.

        Semoga semua yang kita bicarakan ini banyak bermanfaat bagi mbak Tuni.

        Salam dan cepat sembuh,

        Dr. Leo Kurniawan
        www.selukbelukvaksin.com

        Hapus
    36. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      BalasHapus
    37. Dok salam kenal,
      Dok apa setiap mau berak harus tunggu feses di ujung?
      karna saya sudah 1 bulan ini hanya merasakan mulas, dan setiap sudah di wc harus di pancing dulu baru keluar.. tapi setelah keluar tidak susah dan keluarnya pun gampang.. tp apakah wajar dok? lalu bentuk fesesnya lembek tapi kecil kira2 sebesar ujung telunjuk dan panjang kira2 2-3cm..
      maaf atas pertanyaannya karna saya agak panik karena takut tidak normal.. tp apakah normal dok? terimakasih dok..

      BalasHapus
    38. Biasanya kita baru merasa ingin BAB bila telah terjadi gerakan usus besar yang dapat kita rasakan sebagai mules, yang menjadi tanda bahwa kita akan BAB.
      Kita bisa BAB kapan saja kita inginkan, tapi tentu akan lebih mudah sewaktu telah terjadi mules ini.
      Ukuran penampang dan juga konsistensi feses itu yang normal adalah sesuai dengan ukuran usus kita, bila terjadi ukuran feses yang mengecil tidak seperti biasanya, dan ini berlangsung sudah lama, apalagi bila disertai lendir atau darah, mungkin ada baiknya anda periksakan diri ke dokter.
      Karena adanya penyebab keganasan diusus, sering menyebabkan ukuran feses yang berubah menjadi kecil.
      Demikian keteragan untuk pertanyaan anda.

      Salam,
      Dr. Leo Kurniawan
      www.selukbelukvaksin.com

      BalasHapus
    39. Salam dr Leo, saat ini saya sedang cemas dengan kondisi siklus bab anak saya (perempuan 9 tahun) yang tidak teratur/tidak punya pola yang sama. Pernah ia bab setelah 9 hari,padahal ia makan secara rutin, mengkonsumsi serat, dan sumber probiotik. Selama ia tidak bab, perutnya tidak kembung atau pun keras, dan dia tetap flatus. Feces yg dikaluarkeun pertama kali agak keras, tapi selanjutnya biasa dan dia tidak mengedan kuat. Perlu diketahui, anak saya terkadang mengeluh sakit di ulu hati setiap kali makan atau minum, DSA memberinya ranitidin syrup, dan saya rutin memberinya madu. Kira Kira menurut dokter, apa yang sedang terjadi pada anak saya dan jika harus ada pemeriksaan lebih lanjut, harus pemeriksaan seperti apa. Terima kasih

      BalasHapus
    40. yth, dr Leo. Saya wanita usia 19 tahun saya mau bertnya saya dulu tidak suka makan sayur buah dan makanan berserat akhirnya pola BAB saya biasa seminggu 2-3x saja, setelah itu pernah BAB 2x mengeluarkan darah, setelah itu saya takut dan akhirnya selalu makan sayur dan buah-buahan. Dan sudah 3 minggu ini saya selalu BAB setiap habis makan kadang sampai 3 atau 4x sehari. saya memiliki riyawat GERD ? yang mau saya tanyakan apakah BAB saya masih tergolong normal? dari bentuknya ada pada type 3 digambar artikel ini, dan warnanya kuning muda.

      BalasHapus
    41. Yth.dokter.anak saya umur 8th.mula2 kena diare setelah berobat ke dokter 2hari diare sudah hilang.sekarang mengeluh sakit daerah perut serasa ada yg mengganjal.sering bab keluarnya sedikit2 bersama gas sehari sampai 15x.sekarang kondisi tambah kurus.mohon penjelasannya trimakasih

      BalasHapus
    42. Yth.dokter.... sy baru oknam krn sy bab cair bhyak darah yg keluar....sebelumnya 5ek aea rasa sakit d daerah perut cuma wkt mau bab aja perut mulas seha4i sampe 3-4 kali sampe2 berat badan menurun dratis.....pulang dr oknam sy dksh 0bat tpi bab lembek & sedit yg keluar ...apa ada pengaruh krn sy mkn bubur selama ini atapengaruh dari oabat......dan jenis penyakit apa yg sy derita mhn tlng penjelasaanya

      BalasHapus
    43. Dok,, saya ada keluhan, saat akhir2 ini pagi2 sering bab, padahal sebelum2 ny gx pernah n pas bab ny keluar awal ny bab ny Bagus trus kan ad jedah ny tu, pas keluar yg k dua kali ny bab ny itu mencret, itu knapa y dok??

      BalasHapus
    44. Salam Dok,

      Sudah beberapa hari ini saya merasa sulit BAB, Karena feses yg dikeluarkan terasa keras dan sakit untuk dikeluarkan. alhasil setelah BAB anus terasa panas dan agak perih. Nah hari selanjutnya, saya BAB lagi dengan kondisi yg sama namun anus terasa lebih sakit di bagian ujung anus, karena (mungkin) pengaruh BAB hari sebelumnya.Tapi saya melihat ada sedikit darah yg menempel di feses namun darah tsb tidak menetes/mengalir dari anus saya. Saya takut dok, apakah ini merupakan gejala sebuah penyakit wasir? dan bagaimana ciri2 anus sehat dan normal itu dok?
      Mohon penjelasannya dok,Terima kasih

      BalasHapus
    45. Dr Leo, anak perempuan saya baru 3 tahun, ketika BAB aromanya tercium menyengat, serta lengket, terus selalu terasa sakit di perut sampe nangis, dan ini bisa sampe 4 kali dalam sehari, Apakah ini bisa disebabkan dari susu formula ? Dan bagaimana cara penyembuhannya ?

      BalasHapus