Sabtu, 11 Mei 2013

Sehat Cara Alamiah - Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh



 Sehat Cara Alamiah - Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh


Apa Yang Tampak Dari Kotoran (BAB) Akan Memberi Informasi Berharga Tentang Status Kesehatan Kita 

Ketika kita berbicara hal tentang kebiasaan kita ke belakang (maaf ...maksudnya ke toilet untuk Buang Air Besar), ini adalah sebuah topik yang tidak menarik untuk hampir semua orang, karena berhubungan dengan sesuatu yang tidak enak dipandang dan tidak nyaman untuk indra penciuman, terutama untuk mereka yang sudah berusia lebih dari 4 tahun keatas. Dengan berbicara tentang Buang Air Besar /BAB, dengan segera akan membuat sebagian besar orang akan meninggalkan ruang diskusi, atau paling sedikit akan memancing reaksi wajah dengan ekspresi yang rada aneh, atau tertawa kecil yang tidak wajar, atau komentar seperti....ha ? karena tidak menduga topik seperti ini akan dibicarakan didepan semua orang !
  
Tetapi faktanya, suka atau tidak, hasil eksresi tubuh kita adalah sebuah topik kesehatan yang sangat penting yang wajar bila diberikan perhatian khusus, terlepas adanya faktor rasa jijik semua orang terhadap produk tubuh kita yang satu ini.
Source Google free image
Nyatanya, bila kita mengabaikan apa yang kita buang setiap hari kedalam toilet kita, maka anda akan mengbilas dan membuang sebagian informasi penting tentang kesehatan anda kedalam saluran pembuangan begitu saja, tanpa anda mengetahui atau memperhatikan dengan baik informasi kesehatan ini. 


Sedikit Latar Belakang Tentang BAB

Apakah Anda tahu bahwa rata rata seorang akan menghasilkan sekitar 5 ton kotoran sepanjang hidupnya ? Dan akibatnya begitu banyak yang bisa kita pelajari tentang status kesehatan kita dari gundukan gunung BAB ini !
Dari bentuk, ukuran, warna hingga penampilan yang lain dari BAB akan memberikan kepada kita banyak informasi tentang status kesehatan kita, tentang fungsi keseleruhan organ saluran cerna kita, bahkan tentang proses penyakit serius yang mungkin sedang terjadi, seperti misalnya infeksi, masalah gangguan pencernaan bahkan hingga penyakit kanker. 
Jadi BAB itu sangat penting dan memberikan banyak informasi tentang status kesehatan kita, sehingga tidak heran ilmu kedoketran China kuno sangat memperhatikan masalah dan bentuk BAB setiap pasiennya.    
Meskipun warna BAB mempunyai  variasi warna yang cukup banyak, juga konsistensi BAB dan bentuknya bisa dikatakan normal, namun ada kalanya bentuk atau warna tertentu segera akan menarik perhatian kita untuk meminta pertolongan pengobatan


Apa itu BAB yang normal ? 

Kandungan BAB kita sekitar 75% adalah air. Selebihnya adalah terdiri dari kombinasi fiber atau serat, bakteri yang hidup atau yang sudah mati, berbagai macam sel tubuh dan lendir. Sifat dan karakter BAB kita akan memberitahu kita bagaimana status kesehatan saluran pencernaan kita - warnanya, aromanya, bentuk dan ukuran, bahkan juga suara yang ditimbulkan nya sewaktu BAB jatuh kedalam air dilobang pembuangan toilet, dan apakah BAB setelah itu masih melayang atau langsung tenggelam kedalam air, semua itu adalah informasi yang sangat berharga dan ada relevansinya dengan status kesehatan kita . 

Jika sebelumnya anda adalah type orang yang begitu selesai BAB segera keluar tanpa memperhatikan apa yang telah anda hasilkan, maka mulai sekarang anda harus memperhatikan  semua itu. 

Ada yang disebut Bristol Stool Chart yang akan membantu kita untuk menggolongkan BAB kita, menurut Bristol Stool Chart ini, BAB tipe 3, 4 dan 5 seperti sosis atau seperti ular, licin dan lembut yang memungkinkan BAB itu keluar dengan lancar dan mudah. 
British Stool Chart, Source: Dr. Mercola's

Fiber atau serat cenderung membuat volume BAB menjadi lebih banyak dan seperti perekat yang akan membuat BAB itu menjadi satu potongan besar bukan potongan kecil.  Jika BAB nya lembek,bahkan menjadi seperti air atau diare, ini mungkin behubungan dengan intoleransi terhadap laktosa / lactose (banyak terdapat dalam susu) intolerance, pemanis buatan (gula sorbitol) atau reaksi terhadap fruktosa dan gluten (banyak dalam bahan ketan).


Lihat, Dengarkan dan Mencium....(BAB) Sebelum Disiram

Ketika kita melihat ke BAB, bagaimana membedakan mana BAB yang normal dan mana yang abnormal ? Tabel berikut ini akan membantu kita, sehingga kita tidak perlu kuatir bagaimana membedakannya. 

Mungkin ada beberapa tanda yang memerlukan perhatian khusus kita, seperti bila terjadi perubahan penampilan BAB yang juga disertai rasa sakit daerah perut, maka kita harus mencari seorang dokter untuk membantu kita mengatasinya segera. 




Kotoran sehat
Kotoran tidak sehat
Berwarna kuning muda hingga sedang
Kotoran susah melewati , sehingga harus mengejan keras dan timbul rasa sakit  
Licin dan lembut, dalam bentuk utuh panjang bukan potongan  
Potongan keras atau kental berair, atau seperti bubur yang lengket dan sulit dibersihkan  
Berpenampang 2 – 4 cm dan panjang sekitar 10 cm atau lebih 
Kotoran kecil,seperti pensil atau pita: tanda penyumbatan usus atau ada tumor – atau kanker kolon; kalau hanya sekali-sekali tidak perlu dikuatirkan, tetapi bila berlangsung terus menerus, barangkali perlu diperiksa oleh dokter  
Bentuk S-, ini berasala dari bentuk usus bagian bawah kita  
Kotoran yang hitam seperti aspal, atau kotoran warna merah terang  - tanda terjadi perdarahan didalam saluran pencernaan. Kotoran warna hitam juga bisa karena beberapa jenis obat, suplemen; jika kotoran  hitam seperti aspal, sebaiknya konsulkan kepada dokter  
Kotoran jatuh kedalam air dengan suara mulus  “whoosh” yang lembut, seperti bola besi yang jatuh kedalam air tanpa menimbulkan suara yang berisik  
Kotoran warna putih, pucat atau abu2 seperti dempul – tandanya kekurangan zat empedu, yang merupakan pertanda masalah serius (hepatitis, sirhosis hati,gangguan kelenjar pankreas atau bendungan saluran empedu),pertanda harus meminta pertolongan dokter anda; obat antasid juga menyebabkan warna kotoran menjadi putih  
Beraroma normal, tidak berbau menusuk 
Kotoran warna kuning-  mungkin tanda infeksi parasit giardia, atau ada masalah kantung empedu, atau keadaan yang disebut  Gilbert’s syndrome – jika terjadi hal ini,periksakan ke dokter
Konsistensi yang seragam
Adanya bentuk makanan yang belum dicernakan dengan sempurna  (lebih diperhatikan bila disertai diarea, berat badan yang berkurang atau ada perubahan kebiasaan dalam hal BAB)
Kotoran tenggelam dengan perlahan
Kotoran menngambang atau muncrat  

Lendir yang berlebihan dikotoran : Ini mungkin berkaitan dengan penyakit  Crohn’s disease, atau ada luka di kolon, atau bahkan kanker kolon terutama bila juga disertai darah atau nyeri didaerah perut  


Apakah BAB Anda Berbau Menyengat ? 

Jika seandainya BAB mempunyai bau atau aroma yang menyengat, maka hal ini  jangan diabaikan begitu saja. BAB yang aromanya menyengat mungkin berkaitan dengan sejumlah penyakit atau masalah kesehatan seperti misalnya :
  • Gangguan penyrerapan makanan 
  • Penyakit Celiac : yaitu penyakit bawaan gangguan metabolisme peptida yang ada didalam makanan gandum, havermot dan lain. Penyakit ini biasanya terjadi pada anak dan orang dewasa, yang menderita perut kembung, muntah dan diarea, tanda yang khas adalah kotorannya berwarna pucat dan beraroma menyengat dan biasanya mengambang dipermukaan air karena banyak mengandung lemak. 
  • Penyakit Crohn : yaitu penyakit inflamasi khronik menahun pada usus besar, tandanya yaitu diarea, mual, nyeri daerah perut dan penurunan berat badan yang menyolok
  • Pankreatitis khronik / radang kelenjar pankreas menahun  
  • Kistik fibrosis : penyakit bawaan pada kelenjar mukosa dan keringat, ciri khas adalah bau BAB yang menyengat


Setelah kita berbicara tentang hal hal yang aromanya tidak sedap, lalau bagaimana dengan buang angin atau kentut ? Sebenarnya kentut itu adalah hal yang normal dan sehat, karena itu tanda yang baik bahwa sejulah trilyunan bakteri usus kita telah bekerja dengan baik. Ketahuilah bahwa seorang biasanya mengeluarkan angin dari saluran pencernaannya sebanyak 14 kali seharinya - atau sekitar 1/2 galon gas !
Dan 90% dari gas ini tidak berbau, sehingga kita bisa saja mengeluarkan gas tanpa kita sadari. Bayangkan saja, kalau kita tidak bisa membuang gas seprti itu, perut kita akan menjadi kembung dan meledak seperti balon udara !



Seberapa Sering Kita Buang Air Besar ? 

Kebiasaan untuk buang air besar setiap orang bervariasi. Yang kita bilang kebiasaan itu adalah kebiasaan kita masing masing. Tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu itu masih dianggap normal.   
Yang lebih penting dari frekuensi pengosongan ini adalah harus dengan mudah mengosongkannya. Jika kita memerlukan tenaga untuk mengejan, maka itu sudah tidak bagus. Seharusnya mengosongkan isi usus kita itu tidak boleh melebihi upaya kita untuk buang air kecil atau mengeluarkan gas.

Hal yang harus kita perhatikan adalah perubahan kebiasaan BAB kita. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kebiasaan kita ini, seperti sedang ber-diet, sedang bepergian, sedang meminum obat-obatan tertentu, gejolak kadar hormon tubuh kita, pola tidur kita, olah raga, penyakit, proses pembedahan, stress dan masih banyak hal yang lain lagi.


Konstipasi dan Diarea 

Rata rata tubuh memerlukan 18 hingga 72 jam untuk mencernakan makanan dan mengubahnya menjadi kotoran dan mengeluarkannya dari tubuh. Jika waktu ini menjadi pendek, maka hasilnya adalah kita menjadi diarea, karena tubuh kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyerap air yang terkandung dalam bahan makanan kita. Sebaliknya bila waktunya menjadi lebih panjang, maka kemungkinan terbesar kita akan menderirta sembelit atau konstipasi, ini karena terlalu banyak air yang telah diserap, sehingga kotoran kita menjadi kering dan keras, akibatnya menjadi sulit untuk dikeluarkan.

Sembelit atau konstipasi adalah kejadian dimana kita berusaha dengan keras (mengejan) untuk mengeluarkan kotoran dari usus kita. Dan ini sering karena waktu untuk BAB yang tidak teratur atau berkurang. Mengejan hebat adalah tidak normal, juga bila ada perasaan bahwa pembuangan BAB itu belum tuntas, ada rasa kembung, rasa kejang atau proses pengeluaran BAB yang lambat.
Jika kita sudah berusia lebih dari 65 tahun, maka kemungkinan menderita konstipasi ini menjadi semakin besar.  

Konstipasi khronik yang tidak diobati akan menyebabkan terjadi kondisi medis yang serius. Banyak orang akn terpikir untuk mengambil obat pencahar untuk membantu mereka mengatasi masalah sembelit.
Sebenarnya obat pencahar hanya dipergunakan bila sudah tidak ada upaya lain yang bisa membantu mengatasi konstipasi ini, bila memang harus mempergunakan obat pencahar, maka usahakan tidak berlebihan dan hanya mempergunakannya untuk waktu yang singkat saja.

Dibawah ini disusun tabel yang menjelaskan hubungan frekuensi buang air besar dengan keadaan atau kondisi atau bahkan penyakit yang menyebabkan perubahan frekuensi BAB ini.




Penyebab Umum Meningkatnya Frekuensi Buang Air Besar/ Diarea
Gaya Hidup
Penyakit dan Kondisi Tertentu
Banyak konsumsi buah dan sayuran (konsumsi banyak serat)
Penyakit Hyperthyroidism (aktifitas kelenjar thyroid yang meningkat)
Lebih banyak berolahraga
Penyakit Crohn (lihat penjelasan diatas)
Karena minum lebih banyak air
Radang usus (Ulcerative colitis)
Stres emosional
Penyakit Celiac (lihat penjelasan diatas)
Alergi terhadap makanan tertentu
Irritable bowel syndrome (IBS)

Efek simpang obat

Infeksi saluran pencernaan





Penyebab Umum Berkurangnya Frekuensi Buang Air Besar / Konstipasi / Sembelit
Perubahan pola makan / diet, berkurangnya konsumsi buah dan sayuran, berkurangnya serat
Kehamilan, sehabis melahirkan, atau karena gangguan keseimbangan hormonal  tubuh
Faktor stress emosionil
Ganggun persarafan pada saluran usus, otot rektum (bagian terakhir usus besar) juga bagian anus
Mengabaikan dorongan keinginan buang air besar, sedang bepergian, atau karena jadwal skedule yang tidak memungkinkan
Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Kurang berolah raga
Penyakit Diabetes Mellitus
Kurang intake cairan
Penyakit Hypothyroidism (berkurangnya aktifitas kelenjar thyroid)
Konsumsi suplemen kalsium dan zat besi
Nyeri setempat atau rasa tidak nyaman sekitar anus, karena adanya retak (fisura) sekitar anus atau adanya hemoroid (wasir)
Konsumsi obat-obatan seperti anti nyeri golongan obat narkotik, seperti kodein misalnya, juga obat diuretik (untuk anti hipertensi), obat antasid (obat gastritis / sakit maag), obat antidepresi, atau terlalu lama dan pemakaian berlebihan obat pencahar
Sebab yang lebih jarang: divertikulitis, penyumbatan saluran pencernaan, kanker usus dan kolon, penyakit Parkinson, cedera saraf tulang belakang dan penyakit multiple sklerosis
Alergi terhadap jenis makanan tertentu






Tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan kebiasaan buang air besar :

Kebanyakan masalah gangguan saluran pencernaan bisa dicegah dan diatasi dengan sedikit perubahan pada pola diet dan gaya hidup kita. Jadi seandainya kita mempunyai masalah buang air besar, atau merasa kurang baik seperti seharusnya, maka perhatikan hal hal berikut ini dan membuat beberapa perubahan seperlunya. Cara ini dapat membantu memperbaiki masalah sembelit atau diarea, dan mencegah kekambuhan kondisi yang tidak kita inginkan tadi.  

  • Hilangkan semua unsur gluten (seperti ketan) dari makanan kita (zat gluten banyak terdapat dibahan makanan gandum dan makanan sejenisnya
  • Konsumsi makanan yang segar, sayuran organik dan buah-buahan yang banyak memberikan zat gizi baik dan serat
  • Hindari pemanis buatan, gula yang berlebihan (terutama gula fruktosa), zat aditiv kimiawi, bumbu dapur MSG, kafein yang berlebihan, dan jenis makanan yang telah diolah, karena semua jenis makanan ini akan menimbulkan gangguan fungsi usus normal kita
  • Tumbuh kembangkan flora usus kita dengan menambahkan makanan fermentasi kedalam diet makanan kita,, seperti yoghurt, susu asam kefir, atau suplemen probiotik  
  • Mendapatkan jumlah cairan yang cukup bagi tubuh kita dari air minum yang segar 
  • Berolahraga cukup setiap hari 
  • Hindari pemakaian obat-obatan, seperti penghilang rasa nyeri kodein dan sebangsanya yang dapat menghambat gerakan usus. Juga obat antidepresi dan antibiotik yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan bagi fungsi usus yang normal.  
  • Hindari stress yang berlebihan dengan hidup santai, dan teratur
  • Pilih posisi berjongkok ketika buang air besar, karena waktu berjongkok, ini akan meluruskan usus besar, merelaksasi otot daerah panggul dan usus sehingga memudahkan proses pengosongan isi usus tanpa perlu mengejan, cara yang sudah terbukti secara ilmiah banyak membantu mengatasi konstipasi dan masalah wasir atau hemorhoid.  
Nah semoga dengan penjelasan ini, mulai saat ini, kita setiap kali setelah BAB, perhatikan dulu bentuk, konsistensi, warna, bahkan bedakan aromanya, sebelum akhirnya kita bilas dan mencuci bersih tangan kita....

Happy Healthy Living ! 


    Source: http://sehatcaraalamiah.blogspot.com 
      



    Sabtu, 20 April 2013

    Sehat Cara Alamiah - Penemuan Ilmiah Terbaru; Pengaruh Bakteri Usus Terhadap Kesehatan Kita

    Sehat Cara Alamiah - 

    Penemuan Ilmiah Terbaru; Pengaruh Bakteri Usus Terhadap Kesehatan Kita 



    Penelitian ilmiah terbaru membuktikan bahwa keadaan flora atau koloni bakteri yang berada di saluran pencernaan atau usus kita sangat berperan dalam hal berat badan kita,  dan kecenderungan tubuh kita akan bertambah berat atau berkurang berat badannya.


    Operasi Bypass Lambung, Source: Google Free Image
    Bedah Bypass Lambung untuk menurunkan berat badan: 
    Juga penelitian Bedah Bypass Lambung,  memperlihatkan bahwa penurunan berat badan hingga 20% yang dicapai dengan operasi bypass lambung, suatu tindakan bedah untuk menurunkan berat badan, sebenarnya terjadi karena perubahan keseimbangan koloni bakteri yang berada dalam saluran pencernaan kita, bukan karena tindakaan bedah tersebut.




    Menurut Dr. Lee M. Kaplan yang mengatakan bahwa "penemuan ini sesungguhnya membuktikan bahwa tindakan mengatur ulang jumlah koloni mikroba (microbiota)  yang berada dalam saluran pencernaan, akan sangat membantu orang mengurangi berat badannya tanpa perlu tindakan bedah"     
     

    Kuman Usus Atau Bedah Bypss Lambung Sebagai Penentu Berat Badan Kita 

    Dengan adanya penemuan diatas, maka timbul  debat yang panjang dan seru, tentang manfaat bedah bypass lambung, yang sering dipergunakan sebagai sarana untuk membantu penderita obesitas yang hebat untuk menurunkan dan mengkontrol berat badan mereka.

    Sehingga untuk menjawab semua pertentangan yang timbul, maka para ahli kedokteran melakukan beberapa uji klinik untuk membuktikan apakah yang berperan menurunkan berat badan kita itu adalah jumlah dan jenis koloni usus bermanfaat ini atau karena tindakan bedah bypass lambung ini.

    Untuk menyelidiki hubungan potensial antara bedah bypass lambung dan perubahan jumlah koloni bakteri usus, maka mancit yang telah digemukkan dibagi menjadi 2 kelompok.
    Kelompok pertama dilakukan bedah bypass lambung sedangkan kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan bedah apapun (sham surgery).
    Setelah itu, kelompok kontrol dibagi lagi menjadi 2 kelompok: kelompok yang satu mendapat makanan berlemak, sedangkan kelompok lainnya mendapatkan makanan penurun berat badan

    Pada kelompok yang diuji, koloni bakterinya segera berubah setelah dilakukan tindakan bedah bypass lambung, dan tikusnya mengalami penurunan berat badan. Pada kelompok kontrol, koloni bakteri ususnya tidak banyak mengalami perubahan, terlepas dari jenis makanan mereka makan.

    Setelah bedah bypass lambung, maka kelompok mancit yang di uji coba itu ditemukan mempunyai lebih banyak jenis dan jumlah koloni mikroba ususnya, termasuk:
      
    • Gammaproteobacteria, terutama jenis atau spesies Escherichia, yang bisa membantu mencegah terjadinya reaksi inflamsi dan menjaga kesehatan saluran pencernaan, meskipun ada beberapa jenis atau strain  Escherichia, misalnya jenis Escherichia coli adalah bersifat patogen (dapat menimbulkan penyakit diare)
    • Akkermansia bacteria, yang dapat  memakan mukus atau lendir yang diproduksi oleh saluran pencernaan kita 


    Banyak Penelitian Lain Yang Membuktikan Bahwa Bakteri Usus Mempengaruhi Berat Badan Kita

    Penelitian sebelumnya telah memperlihatkan bahwa pada orang yang kurus mempunyai tendensi mempunyai jumlah dan ragam yang lebih banyak jenis bakteri usus sehat dibandingkan dengan orang yang gemuk atau obesitas.

    Sebagai contoh, penelitian tahun 2011 membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi bentuk spesifik bakteri asam laktat setiap hari, akan membantu mencegah obesitas dan mengurangi reaksi inflamasi ringan.

    Dalam penelitian ini, mancit yang diberikan koloni bakteria sejak dari rahim hingga masa dewasanya, mempunyai berat badan yang lebih ringan dibandingkan dengan kelompok kontrol, meskipun kedua kelompok mancit ini mendapatkan makanan tinggi kalori. Kelompok uji ini juga mempunyai tingkat inflamasi yang lebih ringan yang berhubungan dengan obesitas.    

    Sejalan dengan itu, ditemukan fakta bahwa, bakteri usus mempunyai pengaruh terhadap berat badan pada bayi manusia. Suatu penelitian telah menemukan hasil bahwa bayi yang mempunyai jenis bakteri bifidobacteria banyak dan jumlah sedikit jenis Staphylococcus aureus (yaitu jenis bakteri yang dapat menimbulkan reaksi inflamasi ringan dalam tubuh, dan menjadi obesitas) -- ternyata terlindungi dari peningkatan berat badan yang berlebihan. Ini ditemukan pada kelompok bayi yang diberi ASI oleh ibunya. 

    Ini mungkin menjadi salah satu sebab mengapa bayi yang diberi minum ASI mempunyai resiko yang lebih rendah menjadi obesitas, karena jenis bakteri  bifidobacteria bertumbuh subur dalam saluran pencernaan bayi yang mendapatkan minuman ASI.
    Probiotik juga tampaknya mempunyai manfaat membantu wanita menurunkan berat badannya setelah melahirkan; yang merupakan suatu masalah yang sangat mengganggu bagi para ibu setelah melahirkan bayi, jika probiotik dikonsumsi sejak trimester pertama kehamilan hingga masa menyusui bayinya. 

    Dua penelitian yang lain juga menemukan bahwa orang yang obesitas juga mempunyai 20% lebih banyak jenis bakteri yang bernama firmicutes, dan hampir kurang dari 90% bakteri yang disebut bacteroidete, jika dibandingkan dengan orang yang kurus.
    Bakteri  firmicutes membantu tubuh kita memecahkan kompleks gula untuk mendapatkan energi yang akan disimpan dalam bentuk lemak. Jika jenis bakteri ini dipindahkan ke usus mancit yang berat badannya normal, maka segera akan meningkat dua kali lipat berat badan mereka. Ini yang menjelaskan sebab musabab bagaimana mikrobakteri usus ini mempengaruhi berat badan kita.

    Dan ada penelitian lain yang memperlihatkan bahwa mereka yang obesitas bisa mengurangi jumlah lemak perut mereka hampir 5% dan jumlah lemak di bawah kulitnya hingga lebih dari 3% dengan hanya meminum susu yang telah difermentasi dan mengandung banyak probiotik selama 12 minggu, bila dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mengalami perubahan apapun selama masa penelitian. Ini suatu bukti lagi bahwa probiotik bermanfaat dan berpengaruh untuk mengendalikan berat badan kita.

    Probiotik juga diketahui bermanfaat untuk yang disebut metabolic syndrome ( yaitu keadaan obesitas, yang disertai hipertensi dan gangguan metabolisme glukosa dan hormon insuline), yang sering merupakan gejalah penyerta bersama obesitas. 


    Faktor Diet dan Lingkungan Yang Berpengaruh Terhadap Flora Usus Kita

    Adalah bijaksana bila kita secara teratur "menanamkan" jenis bakteri baik dengan suplemen probiotik atau dengan mengkonsumsi makanan yang telah difermentasikan,  seperti misalnya :  
    • Sayuran yang telah di fermentasikan
    • Lassi (minuman yoghurt India, yang secara tradisionil diminum sebelum makan malam)
    • Susu yang telah difermentasi, seperti kefir (susu asam yang difermentasi  dengan laktobasilus) 
    • Tahu yang telah difermentasikan atau Nato 
    • Tauco dan miso 
    Salah satu alasan mengapa makanan fermentasi begitu bermanfaat bagi kesehataan kita juga berefek menurunkan berat badan kita, adalah karena kandungan bakteri asam laktat (lactobaccilus), juga jenis bakteri lain yang sangat berguna. Sehingga idealnya untuk menjaga keberadaan koloni bakteri bermanfaat ini adalah kita tetap dan sering mengkonsumsi sayuran atau makanan fermentasi, namun hal ini tidak mudah dicapai bila pola makan kita tidak sehat.


    Kuman lactobacillus, source Google free image


    Bakteri usus ini adalah bagian dari tubuh kita yang sangat aktif dan juga sangat rentan terhadap gaya hidup kita. Jika seandainya kita banyak konsumsi makanan yang telah diolah, maka jenis makanan ini akan merusak koloni bakteri usus yang bermanfaat ini dengan hanya memberikan banyak bahan makanan untuk jenis bakteri buruk dan sel ragi dalam usus, sehingga jumlah koloni bakteri buruk dan sel ragi akan melebihi jumlah koloni bakteri usus yang bermanfaat, dan menimbulkan masalah kesehatan bagi tubuh kita.




    Bakteri usus bermanfaat kita juga sangat sensitif terhadap:    
    • Antibiotik 
    • Chlorinated water 
    • Sabun antiseptik
    • Bahan kimia pertanian 
    • Polusi 


    Untuk Kesehatan yang Optimal, Perhatikan Kondisi Usus Anda 

    Mikro-organisme usus atau kuman dan bakteri usus mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk "ekosistim didalam usus" yang akan mempengaruhi banyak aspek kesehatan tubuh kita, termasuk berat badan kita. 
    Lebih spesifik lagi,  jenis dan jumlah bakteri yang hidup dalam saluran cerna bekerjasama dengan tubuh kita, sehingga bisa mencegah atau menyebabkan banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, dan diabetes, juga  mempengaruhi berat badan kita. 

    Dalam kenyataan, kita semua berhadapan dengan hal yang bisa merusak komposisi bakteri bermanfaat dalam saluran cerna kita, misalnya dengan obat antibiotika, yang kita konsumsi karena sakit atau kita mendapatkannya dari makanan bahan ternak yang telah terkontaminasi dengan obat antibiotik, air minum yang diberi bahan chlorin berlebihan, sabun antiseptik yang sering kita pergunakan, kontaminasi bahan kimia untuk pertanian dan polusi.

    Sudah bukan rahasia lagi, bahwa di Amerika untuk meningkatkan produksi daging, maka ternak mereka diberikan bahan antibiotik tertentu dalam dosis rendah, dengan demikian produksi daging ternak akan meningkat, tapi mereka lupakan satu hal terpenting, karena dengan pemakaian antibiotik yang seenaknya saja, bisa menyebabkan terjadinnya resistensi kuman dan bakteri terhadap obat antibiotika, bila nanti terjadi infeksi pada manusia, maka kita akan kesulitan untuk mencari antibiotika yang baik, yang masih sensitif  untuk mengobati penyakitnya. 

    Untuk mempertahankan keseimbangan jumlah koloni bakteri bermanfaat didalam saluran cerna kita, maka jenis bahan makanan alamiah seperti susu yoghurt dan susu asam kefir, beberapa jenis keju, juga sayuran fermentasi adalah bahan alamiah yang sangat baik sebagai sumber koloni bakteri bermanfaat dalam saluran cerna kita.
    Jadikanlah sayuran fermentasi sebagai bagian makanan tetap dalam menu makanan kita, jika tidak mungkin, maka konsumsi bahan suplemen probiotik, terutama saat kita harus memakai obat antibiotik, atau mengkonsumsi banyak bahan gula dan tepung karbohidrat, karena ini bisa membantu kita mempertahankan jumlah dan jenis koloni bakteri yang bermanfaat dalam saluran cerna, yang juga akan membantu proses pencernaan dan absorbsi bahan nutrient yang bermanfaat bagi tubuh kita, menghindarkan penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan diabetes dan membantu mengkontrol berat badan ideal kita. 

    Ketahuilah bahwa  dalam tubuh kita mempunyai banyak bekteri, baik bakteri yang baik juga bakteri yang patogen atau jahat. Secara  keseluruhan, terdapat bakteri yang berjumlah hingga 100 trilyun yang hidup dalam tubuh kita, jumlahnya mencapai 10 kali lipat dari seluruh jumlah sel tubuh yang kita miliki.  Keseimbangan yang ideal adalah sekitar 85 % bakteri yang baik, dan sisa 15% terdiri bakteri yang patogen atau jahat.
    Perbandingan inilah yang menentukan status kesehatan kita. Bila terjadi perobahan ratio ini, dimana jumlah koloni bakteri patogen melebihi julao koloni bakteri bermanfaat, maka akan mulai timbul masalah dan gangguan juga penyakit yang disebabkan jumlah koloni  kuman patogen yang berlebihan dalam tubuh (usus dan seluruh saluran cerna) kita.   

    Bakteri yang baik diperlukan oleh tubuh kita untuk :
    1. Perkembangan dan fungsi sistim kekebalan tubuh yang baik 
    2. Sebagai faktor pengendali terhadap pertumbuhan dan ratio perbandingan bakteri patogen atau jahat yang ada dalam tubuh kita (keseimbangan ekosistim bakteri), sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan 
    3. Mempengaruhi aktifitas genetik 


    Kesimpulan :
    1. Jenis dan jumlah koloni bakteri usus sangat penting dan berpengaruh terhadap tingkat kesehatan dan juga berat badan kita 
    2. Berat badan dapat kita kendalikan dengan mengatur jumlah dan jenis koloni bakteri dalam saluran cerna kita 
    3. Pertumbuhan koloni bakteri bermanfaat akan mempengaruhi pertumbuhan dan jumlah koloni bakteri patogen dalam tubuh kita, yang menentukan status kesehatan kita (keseimbangan ekosistim bakteri usus
    4. Jumlah dan jenis koloni bakteri bermanfaat usus bisa dijaga dengan makanan minuman fermentasi dan suplemen probiotik
    5. Obat antibiotik, yang sering disalah gunakan sangat mempengaruhi eksistensi koloni bakteri usus bermanfaat
     

    Minggu, 07 April 2013

    Sehat Cara Alamiah - Tidur Nyenyak Menjamin Tingkat Kesehatan Yang Baik

    Sehat Cara Alamiah - Tidur Nyenyak Menjamin Tingkat Kesehatan Yang Baik

    Kualitas tidur yang baik...source Google free image

     

    Bisa saja Anda mempunyai Gaya Hidup paling sehat didunia, selalu mengkonsumsi makanan organik, Anda menghindari semua jenis gula dan makanan yang telah diproses, banyak konsumsi sayuran yang telah di fermentasi, mempunyai komposisi ideal antara lemak tubuh dan berolah raga secara teratur, namun jika Anda gagal tidur nyenyak secara teratur, karena apapun sebabnya, maka akan sulit buat Anda untuk mempunyai tingkat kesehatan yang optimal. Pola tidur yang terganggu atau tidur tidak teratur akan menimbulkan serangkaian gangguan yang cukup berarti bagi kebugaran tubuh dan tingkat kesehatan Anda. 

    Sebagai contoh saja, tidur yang tidak nyenyak atau terganggu akan menimbulkan: 

    • Melemahkan sistim imunologi tubuh - sehingga kita akan lebih mudah terserang penyakit infeksi 

    • Tidur yang tidak nyenyak akan merangsang pertumbuhan sel ganas tumor dua hingga tiga kali lebih cepat, yang telah dibuktikan dipercobaan dengan tikus yang mengalami gangguan pola tidur yang hebat

    • Menyebabkan yang disebut keadaan Pre diabetes (yaitu suatu keadaan dimana kadar gula yang selalu tinggi dalam darah kita, suatu keadaan sebelum menjadi diabetes mellitus), yang membuat Anda selalu merasa lapar, bahkan juga setelah Anda makan, sehingga menyebabkan gangguan pada berat badan kita

    • Menyebabkan gangguan daya ingat yang sangat serius, meskipun gangguan tidur ini hanya terjadi satu malam saja, atau hanya tidur selama 4 hingga 6 jam saja, ini akan mempengaruhi kemampuan berpikir dengan jernih pada hari esoknya

    • Akan menimbulkan gangguan penampilan fisik dan mental kita dan menyebabkan kesulitan untuk menyelesaikan suatu tugas atau pemecahan masalah yang memerlukan kemampuan mental kita, yang  dihadapi dalam tugas sehari hari

    • Menyebabkan gangguan produksi hormon Melatonin, hormon ini selain berfungsi mengatur jam biologi dan pola tidur dalam tubuh kita, hormon ini juga adalah suatu antioksidan yang kuat, dan mempunyai efek melawan sel ganas kanker tubuh

    • Meningkatkan resiko kita menderita penyakit jantung dan pembuluh darah 

    • Meningkatkan resiko menderita penyakit tukak lambung (gastric ulcers)

    • Menyebabkan menderita gangguan sembelit (konstipasi) atau sulit membuang air besar

    • Memberikan andil terjadinya gangguan emosi seperti depresi

    Hubungan antara ganguan pola tidur atau insomnia dengan penyakit Migrain (sakit kepala sebelah)

    Dalam pemberitaan terkini, telah diteliti hubungan antara gangguan tidur dan penyakit migrain.
    Seperti yang dijelaskan oleh Eric Metcalf, MPH dalam WebMD feature, bahwa migrain dan tidur mempunyai hubungan yang cukup jelas, walupun sangat rumit. Karena terlalu sedikit tidur ataupun terlalu banyak tidur, maka kedua keadaan ini tetap akan menimbulkan serangan migrain.
    Sedangkan mekanisme penyebab terjadinya serangan migrain karena gangguan tidur ini belum mampu kita jelaskan. Namun dengan mengatur dan memperbaiki pola tidur, maka seseorang akan dapat mengurangi dan bahkan mengatasi serangan penyakit migrainnya.

    Anne Calhoun, MD, adalah seorang ahli tentang sakit kepala di Chapel Hill, N.C, yang berminat tentang gangguan pola tidur manusia. Dalam salah satu penelitiannya dengan 43 wanita yang mengalami penyakit sakit kepala migrain secara khronis, yang kemudian diajarkan untuk memperbaiki pola tidur mereka. Maka pada kelompok wanita yang telah berhasil mengatasi masalah tidur mereka dengan baik, ternyata semuanya telah mengalami penurunan frekuensi serangan sakit kepala migrain hingga akhirya menjadi sembuh. 


    Gangguan Tidur Meningkatkan Bahaya Dementia pada Otak 

    Dokter Ahli Kesehatan Jiwa Kristine Yaffe dari Universitas California, San Francisco, yang menangani klinik Gangguan Daya Ingat dan mempelajari mereka yang mempunyai resiko untuk menderita gangguan daya ingat atau dementia, dan fungsi koqnitif. Dia mengatakan bahwa banyak dari pasiennya yang mempunyai masalah untuk jatuh tidur, atau terbangun dari tidur yang terjadi sepanjang malam, atau yang merasa kelelahan pada waktu siang dan harus istratahat tidur siang yang lebih sering.

    Dr. Yaffe baru baru ini melakukan uji klinik terhadap 1300 orang dewasa tua yang berusia diatas 75 tahun, dengan menganalisa dan mengukur pola tidur mereka, dan lima tahun kemudian mengukur daya koqnitif orang  orang tua ini kembali. Dia menemukan bahwa bagi orang tua yang mengalami gangguan pola tidur karena mengalami tidur berdengkur atau gangguan pernafasan sewaktu tidur, akan mempunyai kemungkinan dua kali lipat menjadi dementia atau gangguan daya ingat beberapa tahun kemudian, demikian juga bagi mereka yang pola tidurnya terganggu atau yang sering terbangun dimalam hari, akan mengalami peningkatan kemungkinan dementia.


    Bagaimana Caranya Untuk Mendapat Tidur Yang Berkualitas Baik ?

    Kita juga mengetahui bahwa untuk mendapatkan kualitas tidur baik yang kita inginkan, tentu juga diperlukan beberapa hal dan persiapan, yang menyangkut persiapan diri kita sendiri juga tentang kondisi dan situasi kamar tidur, tempat tidur dan alat alat tidur itu sendiri.

    Untuk meningkatkan kondisi dan sitauasi kamar tidur kita menjadi kondusif, maka ada beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan, antara lain :

    • Tidur dalam suasana gelap - bahkan secercah kecil cahaya yang menerobos masuk kedalam kamar tidur, untuk mereka yang sensitif dengan cahaya, akan menyebabkan gangguan pola tidur dan gangguan pada jam biologi dalam tubuh kita, sehingga terjadi gangguan pengeluaran hormon melatonin dan serotonin, yang akibatnya selain menyebabkan gangguan kenyenyakan tidur, juga akan mengurangi kemampuan tubuh kita melawan sel ganas kanker. Untuk menjaga suasana dan kondisi gelap ini, hindarkan penggunaan cahaya sebisa mungkin, bahkan sewaktu terbangun untuk pergi kekamar mandi sekalipun. 

    • Suhu kamar tidur yang nyaman - Usahakan agar supaya suhu kamar tidur tidak lebih dari antara 20 - 25 derajat Celcius. Karena terbukti suhu yang terlalu hangat atau panas ataupun yang terlalu dingin akan menyebabkan gangguan tidur bagi hampir semua orang. Karena sewaktu kita tidur, maka suhu tubuh kita akan turun kebatas yang cukup rendah setelah sekitar 4 jam tertidur, sehingga kamar tidur yang cukup sejuk akan lebih kondusif menjamin tidur yang nyenyak karena akan mirip dengan penurunan suhu tubuh kita setelah tertidur sekitar 4 jam kemudian. 

    • Medan Elektro-maknetik - telah diketahui bahwa pengaruh jelek medan elektro maknetik terhadap kelenjar hipofise yang memproduksi dan mengelaurkan hormon melatonin dan serotonin. Medan elektro maknetik ini bisa berasal dari aliran listrik dalam rumah, menara jaringan listrik tekanan tinggi, menara pemancar signal hand phone, dan lain  lain. Ada ahli yang juga menganjurkan untuk memadamkan semua listrik dalam rumah sebelum pergi tidur, untuk menghilangkan adanya medan elektro maknetik dalam rumah.  

    • Jauhkan jam weker dan alat listrik dari tempat tidur - Bila memang harus pakai alat alat ini, maka pisahkan hingga minimal 2 meter dari tempat tidur. Terutama jam weker, untuk menghindari kita, sewaktu sedang gelisah mengalami insomnia, akan selalu memperhatikan sudah jam berapa saat tersebut, yang justru akan lebih menambah kegelisahan orang bila sedang insomnia.  

    • Hindarkan Jam Alarm bersuara Nyaring - akan sangat tidak menyenangkan bila kita harus terbangun secara mendadak karena suara alaram jam weker yang kencang dan mengagetkan itu. Jika seandainya kita sudah terbiasa setiap malam  mendapat tidur yang cukup, maka jam alarm mungkin sudah tidak dibutuhkan lagi, karena kita akan terbangun tepat sekitar jam yang memang kita harus bangun.Terbangun dengan cara demikian akan lebih enak dan menyenangkan dan bersemangat sepanjang hari, daripada kaget terbangun karena suara alarm weker tersebut.    

    • Tempat tidur hanya untuk tidur ! - Banyak orang yang mempunyai kebiasaan memakai tempat tidur untuk aktifitas lainnya, dari yang santai seperti misalnya menonton acara TV, hingga yang serius seperti bekerja, dan hal lainnya, sehingga akan sulit untuk menjadi relaks dan jatuh tertidur. Usahakan tempat tidur hanya untuk tidur saja ! 

    • Berpisah kamar tidur - sudah lama diketahui bahwa berbagi tempat tidur dengan teman tidur akan mengganggu kualitas tidur kita, terutama bila teman tidur kita itu adalah jenis yang gelisah sewaktu tidur atau berdengkur. Bila ini terjadi terus menerus, mungkin berpindah kamar lain adalah pilihan terbaik supaya kualitas tidur kita tidak terganggu.

    Jadi untuk menjadi sehat, bukan hanya pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan sehat dan suplement saja, tapi ternyata kualitas tidur kita sangat menentukan, dengan tidur nyenyak dan cukup lama, maka semua kelelahan fisik dan mental kita akan dihilangkan dan kesegaran jasmani dan rohani kita dipulihkan kembali, untuk menghadapi tugas besok yang baru dan akan menantang kemampuan fisik, mental dan kemampuan otak kita.

    Ada penelitain ilmiah yang lain yang membuktikan bahwa orang yang setiap malam mempunyai kualitas tidur yang baik akan tampak lebih segar, lebih muda, lebih optimis dan awet terhadap pengaruh erosi fisiologis tubuh karena usia biologisnya....Selamat malam dan tidur nyenyak !    





    ....sleep lille a baby.....source Google Free Image


     Source: http://sehatcaraalamiah.blogspot.com